I
Will Show You
Author
: Andy Levront and Ryan Silverburg.
Chapter 1
Hachiko
Shinjite, Seorang gadis cupu yang harus menerima kenyataan bahwa pacarnya
sendiri, Ryan Silverburg selingkuh dengan Eliza Graystar! Dan itulah awal
pertemuan Andy Levront dan Hachiko Shinjite yang err… sangat tidak keren. Tapi,
siapa yang mengira itulah awal perjalanan cinta sekaligus ‘Balas Dendam’
seorang Hachiko?
Rated : T, Indonesian –
Romance/Drama, Levront & Hachiko.
Warning (!) : AU, Gaje Tingkat Dewa,
Alur tidak jelas, MissTypo bersebaran*mungkin*. Disarankan saat baca Fic ini,
Mata jangan ditutup.
And,
Gak Suka, Gak Usah Baca.
I Will Show You
Normal POV.
Hachiko
Shinjite melihat pemandangan didepannya dengan tatapan tidak percaya. Bagaimana
mungkin, kekasih yang dia sayangi sekarang sedang berkencan dengan sahabatnya
sendiri! Tanpa sadar, Kristal bening jatuh mengalir diwajahnya. Dan gadis
berambut putih perak itu berlari menjauh dari dua orang tadi yang sepertinya
tidak menyadari keberadaannya sama
sekali. Karena tidak melihat jalan, Hachiko menabrak seseorang. Hachiko hanya
menghela nafas dan memikirkan kesialan yang menimpanya sepanjang hari ini. Dan
Hachiko sama sekali tidak menyadari jika orang yang ditabraknyab tadi sudah
mengulurkan tangannya untuk membantunya berdiri sejak tadi. “Kau tidak
apa-apa?” Tanya seseorang yang ditabraknya tadi dengan suara baritonnya yang
semakin membuat Hachiko tidak bisa menahan tangisnya lagi. Beberapa orang
berbisik saat melihat Hachiko yang terduduk dan menangis histeris. Sementara
orang yang mengulurkan tangannya tadi sudah berjongkok didepan Hachiko dan
berusaha menghentikan tangisan Hachiko yang semakin menjadi-jadi. Sayangnya,
bukannya tangisannya berhenti, yang ada Hachiko makin menangis dengan keras.
Cowok dengan rambut warna merah a.k.a orang yang ditabrak Hachiko tadi sudah
kehabisan akal dan spontan saja menarik Hachiko dalam pelukannya dan berbisik
“Tolong, berhentilah menangis...” Hachiko yang mendengar suara lembut tapi
nyaris putus asa itu akhirnya berhenti menangis. Dan cowok itu membantu Hachiko
berdiri dan menawarkan diri untuk mengantar pulang Hachiko, tapi ditolak secara
mentah-mentah. Dan Hachiko pergi meninggalkan cowok itu tanpa mengucapkan
Terima Kasih. Sepertinya sopan santun yang diajarkan keluarga Shinjite sejak
kecil tampaknya tidak berlaku untuk hari itu, karena seorang Shinjite Hachiko
sedang mengalami patah hati. Sementara cowok berambut merah tadi yang ternyata
adalah Andy Levront hanya menggeleng pelan. Namun matanya menangkap sesuatu
ditempat gadis yang menangis didepannya tadi. Dan dia menyeringai saat melihat
apa yang dia temukan. Sebuah kartu pelajar Phoenix Gakuen, atas nama Shinjite
Hachiko. “Shinjite Hachiko?? Jadi itu namanya?? Benar-benar perempuan yang
menarik…” Pikirnya dalam hati.
Hachiko
terus berlari menuju ke sebuah Café dimana Kekasihnya sekarang ini berada,
tidak memperdulikan orang-orang yang telah ditabraknya. Sesampainya di Café
Hachiko langsung mencari sosok yang sejak tadi ingin ia temui. Bingo! Setelah
sekian lama mencari, akhirnya Hachiko menemukan sosok tersebut yang sedang
minum Coffe seperti sedang menunggu seseorang. Tanpa menunggu lama Hachiko
langsung berlari menghampiri Kekasihnya tersebut. Setelah berada didepan sosok
tersebut, Hachiko langsung mengutarakan apa yang sejak tadi ia pikirkan.“Kita
putus!!” satu kalimat yang paling
Hachiko hindari sepanjang masa pacaran, tapi kali ini dia mengatakannya dengan
suara Lantang. “Hachiko… tapi kenapa?” Tanya cowok didepannya yang memiliki
rambut Raven yang terlihat (pura-pura) terkejut dengan keputusan sang pacar.
“jangan pura-pura terkejut Ryan Silverburg! Aku melihatmu kencan bersama
Eliza!” Bentak Hachiko yang membuat Silverburg Terdiam. “Dan kenapa aku bisa
sebodoh ini tidak mempercayai perkataan Alina dan Yuuki selama ini dan malah
memilih mempercayai kalian berdua.”.
Silverburg
hanya menghela nafas dan dengan santainya berkata “Ya, aku memang pacaran
dengannya. Puas?” Hachiko yang mendengarnya hanya bisa menggeram karena kesal.
Dia terlalu bodoh karena selama ini mempercayai cowok didepannya. “Kau tidak
ingin tahu kenapa aku meninggalkanmu dan memutuskan bersama Eliza?” Tanya
Silverburg tanpa beban. Dan tidak menunggu jawaban Hachiko, Silverburg berkata
“Karena kau tidaklah cantik, kau hanyalah gadis cupu dan tidak ada yang menarik
sama sekali. Satu-satunya yang menarik adalah uangmu…” Jleb! Rasanya Hachiko
seperti dilempar ke jurang terdalam mendengar perkataan Silverburg barusan.
Apa! jadi selama ini dia hanya dimanfaatkan?!
Hachiko bahkan tidak memperdulikan Silverburg yang menyeringai mengejek
sebelum pergi meninggalkan Hachiko di Café sendirian. Dan dia tidak tahu bahwa
diluar Café, Eliza Graystar telah menunggu KEKASIHnya (Silverburg) sejak tadi.
Hachiko hanya bisa menangis dalam diam di Café tersebut. Dan tanpa sadar,
kakinya telah menuntunnya untuk segera kembali kerumah. Hachiko terus berlari,
tidak memperdulikan orang-orang yang tidak sengaja ia tabrak. Yang Ia inginkan
hanya pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, Hachiko langsung bergegas menuju
lantai atas, lebih tepatnya ke kamarnya. Ia langsung mengunci pintu kamarnya,
dan membaringkan tubuhnya yang terlihat rapuh saat ini. Hachiko bisa mengingat
dengan jelas semua hal barusan saat mantan Kekasihnya dan mantan sahabat
baiknya berkhianat dibelakangnya. Hachiko terus menangis saat Ingatan dimana
Ia, Silverburg dan Eliza masih bersahabat dengannya kembali muncul.
“AAAAAARRRRRRRGGGGHHHHH!!!!!” Teriakan Frustasi Hachiko menggema di seluruh
penjuru Rumahnya. Entah apa yang akan dia lakukan selanjutnya, Hachiko benar-benar
bingung kali ini. Yang pasti, ia ingin membalaskan dendamnya pada Ryan
Silverburg dan Eliza Graystar yang telah mengkhianatinya... ‘Akan kubuat kalian
menyesal.’ Ucap Hachiko dalam Hati.
To Be Continued.
Note : Maaf kalo ceritanya jelek. By
the way, kami mendapatkan Inspirasi untuk membuat cerita ini dari sebuah situs
web yang tidak sengaja saya buka… Hehehe.. kami harap kalian menyukai cerita
yang kami buat… dan ada beberapa tokoh yang kami buat sendiri, jadi mungkin
tokoh tersebut belum ada dicerita lain (semoga)… And, Arigatou Minna-san karena
mau menyempatkan diri membaca cerita yang kami buat... Nantikan kelanjutan
ceritanya ya~ \(^^,)/ *semoga ada ide buat ngelanjutin ceritanya… -_-*